Bisnis asuransi adalah bisnis yang terus tumbuh dan berkembang cukup pesat saat ini seiring dengan meningkatnya animo dan kesadaran masyarakat untuk menjadi peserta asuransi. Industri asuransi jiwa di Indonesia setiap tahunnya mengalami pertumbuhan premi rata-rata sebesar 20% - 30%, hal ini menunjukkan bahwa bisnis asuransi jiwa sangat menarik. Pertumbuhan bisnis ini didominasi saluran distribusi Agency dan Bancassurance.
Dalam beberapa tahun terakhir ini, telah terjadi perubahan penting pada industri asuransi jiwa, yaitu berkembangnya saluran distribusi Bancassurance, yang pertamakali diperkenalkan di Prancis pada tahun 1970an dan mulai berkembang di Indonesia pada tahun 1990an.
Bancassurance merupakan sistem penjualan produk asuransi melalui perbankan. Kontribusi sistem Bancassurance di negara-negara eropa telah mencapai lebih dari 50% transaksi bisnis asuransi sedangkan di Indonesia masih dibawah 10%.
Kurang berkembangnya Bancassurance di Indonesia disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:
- kurangnya sosialisasi dan edukasi terhadap pejabat dan pegawai bank mengenai asuransi sehingga kurang mau bekerja sama guna mendukung penjualan produk asuransi;
- kurangnya pemahaman pegawai atau pemasar asuransi terhadap bisnis bank sehingga kadang sulit untuk beradaptasi dengan lingkungan dan budaya bank serta tidak memenuhi standarisasi pelayanan yang dimiliki bank;
- disamping itu, tidak sedikit pejabat, pegawai atau pemasar asuransi yang kurangĀ memahami bisnis asuransi itu sendiri sehingga dapat terjadi misselling dan timbulnya rasa ketidaknyamanan dari nasabah bank.
Guna memperbaiki kondisi tersebut diatas, maka secara terus-menerus perlu dilakukan pelatihan-pelatihan guna meningkatkan attitude, skill, dan knowledge dari setiap pegawai dan pemasar perusahaan asuransi maupun bank.
Melaksanakan pelatihan-pelatihan yang terstruktur, komprehensif, dan aplikatif tentunya tidak mudah karena membutuhkan kunci sukses berupa fasilitas pelatihan yang memadai, fasilitator yang berpengalaman dan dapat menyampaikan materi dengan tepat, metode pelatihan danĀ materi pelatihan yang aplikatif, serta biaya yang tidak sedikit.
Dalam rangka menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki attitude, skill, dan knowledge yang memadai dan memenuhi kebutuhan industri serta membantu korporasi guna memenuhi kebutuhan sumber daya manusia dengan efektif dan efisien maka Bancassurance Specialist Center pada tahun 2010 akan menyelenggarakan Certified Bancassurance Specialist Program.